Segala puji hanya bagi ALLAH SWT, dan sholawat serta salam tercurah Kepada Nabi Muhammad SAW.

Sesungguhnya ALLAH SWT telah mewahyukan Islam sebagai agama yang Haq, sempurna dan diridhoi-Nya, serta merupakan rahmat bagi seluruh alam. ALLAH SWT telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya untuk menjadi khalifah-Nya di bumi, agar memakmurkan sesuai dengan kehendak-Nya.

Kehidupan yang sesuai dengan fitrah manusia adalah kehidupan yang cenderung kepada kebenaran, yang akan mengantarkan manusia pada kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat, serta yang akan mampu menghadirkan karya-karya kemanusiaan berupa amal shalih dalam rangka mengabdikan kepada ALLAH SWT dan mengharap keridhoan-Nya semata.

Untuk mencapai kebahagiaan hidup di akhirat dengan memperhatikan kebahagiaan hidup di dunia dalam tatanan masyarakat adil dan makmur yang di ridhoi ALLAH SWT, dan dengan keyakinan bahwa tujuan itu hanya dapat dicapai dengan pertolongan, taufiq dan hidayah-Nya, kemudian diikuti dengan usaha-usaha yang terencana, teratur, terus menerus dan penuh kebijaksanaan.

Dewan Kemakmuran Masjid (selanjutnya disingkat DKM) merupakan organisasi strategis dalam ikhtiar ibadah melalui peran aktif mengelola rumah Allah SWT. Organisasi ini mengutamakan persaudaraan (Ukhuwah Islamiyah) antarwarga muslim yang bersifat terbuka, persamaan (egaliter), tidak memihak (non partisan) dan independen. Berkontribusi secara positif dan proaktif terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

DKM disusun dengan koridor usaha melakukan  ‘amar ma’ruf nahi munkar  untuk  mengajak  manusia ke jalan yang benar, melakukan aktifitas yang bernafaskan Islam di bidang da’wah, sosial, ekonomi dan pendidikan, dan Memaksimalkan sumber daya manusia dalam rangka mengemban amanah umat untuk menjadikan masjid sebagai tempat beribadah yang nyaman. Sehingga terwujudnya masjid sebagai tempat peribadatan yang nyaman dan sebagai pusat kegiatan Keislaman warga masyarakat.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka sangat ideal jika DKM dapat berjalan dalam konsep  organisasi modern dengan tata kelola manajerial yang tertib. Guna menunjang pelaksanaan tersebut, Kami dari Pengurus DKM Al-Anshor Kota Sukabumi telah menyusun dan menggunakan beberapa dokumen tata kelola administrasi DKM, meliputi antara lain AD/ART, Uraian Tugas dan Fungsi, Daftar Pengurus, dan Dokumen Perencanaan Program/Kegiatan.

Harapan besarnya adalah agar tata kelola DKM lebih professional, tertib administrasi, dan akuntabel, tidak sekedar menjadi organisasi biasa tanpa tata arah pengelolaan.

Jika ada yang berencana melakukan pengembangan tata kelola organisasi DKM, terlampir beberapa dokumen Kami yang mungkin dapat menjadi referensi dan inspirasi untuk dpat dikembangkan menjadi lebih baik.


Lampiran-lampiran:

One thought on “Membangun Struktur Kerja Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)”

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: